Selasa, 29 November 2011

Jangan

Jangan Menyalahkan !

Karena itu Menyakitkan

Selasa, 22 November 2011

Berkat Kekuatan Do'a


Susah dan senang, sehat dan sakit, semuanya dipergilirkan olehNya. Dan sekitar satu minggu yang lalu, giiliranku sedang susah dan sakit pula.
Aku mengalami kecelakaan, yang membuat kepalaku terbentur aspal. Pas hari minggunya rasanya bener-bener ga karuan. Pusing, mual, muntah.
Ya ampuun tanda-tandanya seperti orang yang gegar otak. Rasanya takut banget kalo aku bener-bener terkena penyakit seperti itu ya Allah. Hasil rontgen belum bisa dibaca karena dokternya nggak ada. masih harus menunggu Senin.
Dari kasus yang sudah-sudah, biasanya orang yang jatuh dan kepalanya terbentur kan terjadi gumpalan darah atau berakibat terputusnya salah satu syaraf yang terhubung ke otak. Aku sangat sagat sangat sangat sangat takut.
Dan hari seninnya? Bener-bener keajaiban banget buat aku. Tak ada keluhan apapun. Rasanya seperti bangun tidur biasanya, bedanya cuma ada selang infus dan selang oksigen yang terpasang ditubuhku. Lahaulawaquwataillabillah, dan dari hasil rontgen dokter-pun mengatakan bahwa tidak terjadi apa-apa insya Allah, tulang luar kepala benjol sedikit. Ya Allah terimakasih sudah memberi kekuatan itu.
Senin sorenya aku meminta pulang saja, karena dirumah sakit juga cuma tidur dan makan. Dengan sedikit memaksa, walaupun dokter belum membolehkan.
Terimakasih untuk malaikat-malaikat yang sudah merawatku, menjengungku dan utamanya mendo’akanku. Berkat kekuatan doa dari mereka semua akhirnya sembuh insya Allah. Dan semoga tidak terjadi apa-apa di kemudian hari. Amiin 
Cerita belum selesai, karena akupun masih harus mengurus motor di kepolisian dan memperbaiki motor yang rusak.
Waktu itu perjanjian antara orangtuaku dan orang yang nabrak aku, dia yang ngurus motor dan 50% biaya rumah sakit ditanggung olehnya. Tapi tapi tapi kok hari berikutnya orangnya malah seperti tidak mau, padahal sudah tidak ada orang tua atau siapapun yang bisa ngebantu. Ya secara, aku dan teman- teman masih kecil, kalo harus beradu argumen dengan orang dewasa pasti kalah.
Alhamdulillah ada malaikat yang dikirimkanNya lagi, bapak polisi tetangga sebelahlah yang memintakan pertanggungjawaban dari orang itu dan mengurusnya. Malah Pak Yuli mau ngurusin Jasa Raharjaku, kalau benar-benar turun berarti aku bisa mengembalikan uang ornagtua yang digunakan untuk berobat. Dan biaya kerusakan motor bisa di ambil dari uang yang pengganti biaya berobat dari si penabrak tadi.
Alhamdulillah lagi ada Imam dan Kang Jilan yang membantu membengkelkan dan mencari sparepart yang rusak.
Subhanallah banyak sekali kemudahan di tengah-tengah kesusahan yang ada.
Dan ada perhatian, cinta, kasihsayang dan do’a yang tulus dari orang-orang tedekatku.
Semoga tidak terjadi apa-apa dikemudian harinya. Amiin <3

Sabtu, 12 November 2011

Rejeki

aku percaya, bahwa rejeki itu ada porsinya masing-masing. seperti yang telah dikatakan dalam Al Qur'an Allah akan melapangkan rejeki orang yang Dia kehendaki dan Dia juga yang akan menyempitkan rejeki bagi orang yang Dia kehendaki pula.

begitulah rejeki, ada porsinya. tapi tak akan semata-mata datang kepadamu tanpa usahamu. perlu usaha untuk mengambilnya dari tangan-Nya. dan usaha tersebut tidak semudah membalik telapak tangan. ada peluh keringat yang harus dikeluarkan dan ada lantunan do'a yang harus kau lafalkan. itu ikhtiarmu. memeras keringat kemudian merapal do'a, begitu seterusnya. agar rizkimu barokah.

aku termasuk orang yang sedikit ceroboh, sudah berapa kali aku tidak menjaga dengan baik harta bendaku. dari hp, cincin, helm, headset, dompet, dsb nya yang pernah aku hilangkan. tapi entahlah, ndilalahnya ya mbalik lagi. baik aku temukan sendiri maupun dikembalikan orang lain.

yang baru saja kemarin misalnya, sehabis ngisi bensin di pom bensin dan ngambil uang di tas, reseleting tasku nggak sepenuhnya ketutup, mungkin karena kena angin terus kebuka. dan semua barang-barangnya jatuh. eh ya ndilalahnya pas diperempatan jatuhnya, ga pas lagi jalan. ndilalahnya lagi ada bapak-bapak baik hati yang ngasih tau kalau semua barang-barangku dari mulai buku, dompet dan tetek bengek lainnya jatuh. coba jatuhnya nggak pas di traffic light, mungkin tidak akan ada orang yang akan memeberi tahu.

kemarin habis upacara peringatan hari sumpah pemuda dikampus pusat aku taruh helm di motor temen dan lupa tidak mengambilnya pasca kuliah. temenku nggak tau itu helmku, jadi asal aja ditaruh di kursi. alhamdulillah nggak ada yang ngambil, dan disimpenin sama ibu kantin. sudah 2 kali, yang pertama diperpustakaan.
dan cerita lain yang tidak bisa aku certiakan satu per satu.

aku sih bukannya kepedean kalo barang-barang yang aku miliki itu sudah barokah, sudah atau belum itu Wallahua'lam hanya Allah yang tau, tapi tapi tapi insya Allah kalau Rizki itu didapat dengan halal itu akan semakin dekat dengan barokah.

jadi, aku percaya kalau memang aku itu rejeki buat kamu. ya Insya Allah, nggak akan kemana-mana. :-)


Senin, 17 Oktober 2011

Devil Wears Prada

Devil Wears Pradaah sebuah film yang mengangkat tema tentang dunia kerja, sangat cocok untuk usia 20an yang baru beranjak memulai karirnya. Banyak hal yang memang benar-benar terjadi dalam hal ihwal tentang pekerjaan. Salah satunya adalah mengenai kompetensi. Kita dituntut untuk bisa mengerjakan banyak hal dalam waktu atau deadline yang sudah ditentukan. Hal ini dialami oleh pemeran utama di film ini yaitu Andrea Sach yang baru saja menyelesaikan studinya dan kemudian diterima bekerja sebagai asisten pemilik majalah Runaway yaitu Miranda Priestel. Andrea dituntut untuk dapat menyelesaikan pekerjaan yang diperintahkan oleh Miranda, dan Andrea selalu berusaha untuk profesional dalam menyelesaikan segala tugasnya sebagai asisten kedua setelah Emily.

Karena bekerja di sebuah majalah fashion yang terkenal, maka Andreapun juga dituntut untuk berpenampilan layaknya model-model yang selalu fashionable setiap saat. Saat itulah dia mencoba merubah penampilannya dengan bantuan Nigel yang juga karyawan Runaway. Andrea yang sebelumnya adalah gadis sederhana yang biasanya mengenakan pakaian apa adanya sudah berubah menjadi asisten junior yang modis.

Ada hal yang tidak seharusnya dilakukan oleh seorang atasan kepada bawahannya yang dilakukan oleh Miranda sebagai atasan yaitu dia tidak bisa membatasi yang mana urusan bisnisnya dan yang mana urusan pribadinya. Banyak kebutuhan pribadi Miranda seperti membelikannya makan siang, mencarikan naskah buku Harry Potter yang belum terbit, mencarikannya lemari laci, dan sebagainya.

Ternyata perlakuan itu tidak dilakukan Miranda kepada asistennya saja. Bahkan kepada keluarganya dia juga tidak mampu membagi waktu secara profesional. Kapan seharusnya dia bersikap sebagai bos, kapan sebagai seorang ibu dan seorang istri. Hingga beberapa kali dia menikah dan beberapa kali pula suaminya menceraikannya. Ini akibat karena sikap Miranda yang tidak bisa menempatkan dirinya secara profesional. Hal ini juga dialami oleh Andrea, tetapi Andrea lebih dikarenakan terpaksa melakukan hal itu karena dia harus melaksanakan tugas-tugas yang diembankan kepadanya sebagai seorang asisten. Banyak urusan pribadi Andre yang akhirnya dikesampingkan demi pekerjaannya.

Pada akhirnya Andrea merasa dia tidak nyaman dengan pekerjaan yang dilakoninya lalu mengundurkan diri dan memilih pekerjaan lain.

Minggu, 16 Oktober 2011

Virus Gombal






































Gatau temen-temen lagi pada kena virus apa, nggak di dunia nyata nggak di dunia maya gombal mulu.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Sajak Seorang Tua untuk Istrinya

Aku suka puisi ini, begitulah... bahwa hidup yang sekali ini harus bermakna.

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.

Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
Dan kenangkanlah pula
bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
nasib, dan kehidupan.

Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warna
Kenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.
Kita menjadi goyah dan bongkok
kerna usia nampaknya lebih kuat dari kita
tetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kaukenangkan encokmu
kenangkanlah pula
bahwa kita ditantang seratus dewa.

WS. Rendra, Sajak-sajak sepatu tua, 1972

Rabu, 12 Oktober 2011

Raket Nyamuk

Setiap rumah punya cara tersendiri untuk melakukan pembasmian sama serangga yang suka gigit ini. dulu Ibu pakai obat nyamuk bakar, sekarang udah nggak lagi karena atapnya jadi item. terus pakai obat nyamuk listrik baunya ngabar alias nyebar kemana-mana. pakai lotion, tengah malam sudah ndak nempel dikulit. dan sekarang pakai yang semprot, nyemprotnya kalau mau maghrib itu eh isya udah ada lagi. jadilalah beli ini yang namanya raket nyamuk, yang bisa dipake kapan aja selagi dibutuhkan. bunyinya cetak-cetok kalo pas dapet nyamuknya. serasa nyemash ke net lawan dan kena. dan sekarang, aku dan adikku jadi keranjingan deh berburu nyamuk pagi dan petang (terutama di kamar mbah uti)

Selasa, 04 Oktober 2011

Manajemen PT.KAI Membaik

Walau saya jadi kena imbas terlantar, karena ternyata sekarang jumlah penumpang KA Ekonomipun terbatas. jika kapasitas sudah mencapai maksimal penumpang tidak bisa seenak wudel mereka masuk lalu berangkat. Alhamdulillah yah, jadi sekarang nggak harus berdiri lagi kalau mau pulang. tapi kok ya saya jadi naik bus gini? :-( sayang kalau buat naik binis sih man-eman. mending pilih KA Logawa atau KA Pasundan.
Pelajaran besok kalau mau pulang harus pesen dulu deh itu tiket PP.

Senin, 26 September 2011

Persimpangan

mendadak seperti orang linglung, bingung dan hilang arah.
seperti orang tak punya prinsip, untuk meyakini apa yang diyakininya benar.
seperti orang tak punya visi, untuk menuju apa yang yang menjadi tujuannya.
seperti orang lemah, yang tak punya kekuatan untuk melangkah. bahkan untuk 1 langkah ke depan.
terlalu banyak pertimbangan, terlalu banyak pemikiran. yang bentrok dan akhirnya membuat bobrok.