Minggu, 16 Oktober 2011

Virus Gombal






































Gatau temen-temen lagi pada kena virus apa, nggak di dunia nyata nggak di dunia maya gombal mulu.

Sabtu, 15 Oktober 2011

Sajak Seorang Tua untuk Istrinya

Aku suka puisi ini, begitulah... bahwa hidup yang sekali ini harus bermakna.

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kau kenangkan encokmu
kenangkanlah pula masa remaja kita yang gemilang
Dan juga masa depan kita
yang hampir rampung
dan dengan lega akan kita lunaskan.

Kita tidaklah sendiri
dan terasing dengan nasib kita
Kerna soalnya adalah hukum sejarah kehidupan.
Suka duka kita bukanlah istimewa
kerna setiap orang mengalaminya.

Hidup tidaklah untuk mengeluh dan mengaduh
Hidup adalah untuk mengolah hidup
bekerja membalik tanah
memasuki rahasia langit dan samodra,
serta mencipta dan mengukir dunia.
Kita menyandang tugas,
kerna tugas adalah tugas.
Bukannya demi sorga atau neraka.
Tetapi demi kehormatan seorang manusia.

Kerna sesungguhnyalah kita bukan debu
meski kita telah reyot, tua renta dan kelabu.
Kita adalah kepribadian
dan harga kita adalah kehormatan kita.
Tolehlah lagi ke belakang
ke masa silam yang tak seorangpun kuasa menghapusnya.

Lihatlah betapa tahun-tahun kita penuh warna.
Sembilan puluh tahun yang dibelai napas kita.
Sembilan puluh tahun yang selalu bangkit
melewatkan tahun-tahun lama yang porak poranda.
Dan kenangkanlah pula
bagaimana kita dahulu tersenyum senantiasa
menghadapi langit dan bumi, dan juga nasib kita.

Kita tersenyum bukanlah kerna bersandiwara.
Bukan kerna senyuman adalah suatu kedok.
Tetapi kerna senyuman adalah suatu sikap.
Sikap kita untuk Tuhan, manusia sesama,
nasib, dan kehidupan.

Lihatlah! Sembilan puluh tahun penuh warna
Kenangkanlah bahwa kita telah selalu menolak menjadi koma.
Kita menjadi goyah dan bongkok
kerna usia nampaknya lebih kuat dari kita
tetapi bukan kerna kita telah terkalahkan.

Aku tulis sajak ini
untuk menghibur hatimu
Sementara kaukenangkan encokmu
kenangkanlah pula
bahwa kita ditantang seratus dewa.

WS. Rendra, Sajak-sajak sepatu tua, 1972

Rabu, 12 Oktober 2011

Raket Nyamuk

Setiap rumah punya cara tersendiri untuk melakukan pembasmian sama serangga yang suka gigit ini. dulu Ibu pakai obat nyamuk bakar, sekarang udah nggak lagi karena atapnya jadi item. terus pakai obat nyamuk listrik baunya ngabar alias nyebar kemana-mana. pakai lotion, tengah malam sudah ndak nempel dikulit. dan sekarang pakai yang semprot, nyemprotnya kalau mau maghrib itu eh isya udah ada lagi. jadilalah beli ini yang namanya raket nyamuk, yang bisa dipake kapan aja selagi dibutuhkan. bunyinya cetak-cetok kalo pas dapet nyamuknya. serasa nyemash ke net lawan dan kena. dan sekarang, aku dan adikku jadi keranjingan deh berburu nyamuk pagi dan petang (terutama di kamar mbah uti)

Selasa, 04 Oktober 2011

Manajemen PT.KAI Membaik

Walau saya jadi kena imbas terlantar, karena ternyata sekarang jumlah penumpang KA Ekonomipun terbatas. jika kapasitas sudah mencapai maksimal penumpang tidak bisa seenak wudel mereka masuk lalu berangkat. Alhamdulillah yah, jadi sekarang nggak harus berdiri lagi kalau mau pulang. tapi kok ya saya jadi naik bus gini? :-( sayang kalau buat naik binis sih man-eman. mending pilih KA Logawa atau KA Pasundan.
Pelajaran besok kalau mau pulang harus pesen dulu deh itu tiket PP.

Senin, 26 September 2011

Persimpangan

mendadak seperti orang linglung, bingung dan hilang arah.
seperti orang tak punya prinsip, untuk meyakini apa yang diyakininya benar.
seperti orang tak punya visi, untuk menuju apa yang yang menjadi tujuannya.
seperti orang lemah, yang tak punya kekuatan untuk melangkah. bahkan untuk 1 langkah ke depan.
terlalu banyak pertimbangan, terlalu banyak pemikiran. yang bentrok dan akhirnya membuat bobrok.

Two As One


eo jjeo da ireoke neoleul man nasseulka museun in yeon in ji
neol bomyeon bolsu rog gaseumi ttwineun ge i sang hae jyeo
sarangil kka nega neomu joha jyeo duru duru rub
geudaeneun ireon nae mameul algo isseulkka

nalssiga joh eu myeon neo yi son eul jabgo geo lil geod go shipo
bi ga ol ttaemyeon neo yi u san i dwe go shipo
cheo eumiya seol re ineun igi bun la li la la la
malhalkka ireon nae mameul go baeg hae bol kka

ya i ya i ya ijenun muleun shiro
meong deun gaseum an go saneun geon neomu shiro
la la la ijen saranghal goya
nega cham joha neol saranghae

changga e haessali salmyeosi deuleo wa a chimeul bu reul ttaen
nae gwi reul gam ssaneun neo yi mog so lil deud go shipo
dugeun dugeun tteol ryeo oneun igi bun la la la la la
oneuleun ireon nae mameul go baeg hae bol kka

ya i ya i ya ijenun muleun shiro
meong deun gaseum an go saneun geon neomu shiro
la la la ijen saranghal goya
nega cham joha neol saranghae

saranghae saranghae saranghae saranghae
eodu weotdeon nae salme barg eun bi chi dwe eo jul
ba ro geu sa lam neo yeosseu myeon johgesseo

saranghae neo man saranghal goya
ireon nae mam gan jig halgoya yeong weon hi
na do joha neo man ba la bol goya
u li duliseo ha na cheo reom
saranghae saranghae saranghae saranghae

Rabu, 24 Agustus 2011

AWAS Pembalut Berbahaya

Awalnya dari seorang sahabat yang mengeluhkan betapa banyak kebutuhan yang harus dipenuhi setiap bulannya. apalagi sekarang ditambah harus menambah lagi nominal yang harus dikeluarkan karena sekarang harga pembalut yang harus dibayar bertambah demi mendapatkan pembalut yang AMAN dipakai. Lho emang ada yang nggak aman ya?? ya ada.
Terus yang seperti apa pembalut yang tidak membahayakan kesehatan? kabarnya ada beberapa pembalut yang tidak aman karena berbahan dasar "serbuk kayu" dan tidak menggunakan "kapas asli" juga mengandung dioxin. yang mengakibatkan Kanker Mulut Rahim, Kanker Rahim, Tumor Uterus, Kista, Myom, Toxic



Dioxin adalah nama sebuah zat hasil sampingan dari proses bleaching (pemutihan) yang digunakan pada pabrik kertas, termasuk pabrik pembalut wanita, tissue, sanitary pad dan diaper (pembalut untuk anak-anak).

Bagaimana Zat Dioxin Bisa Meresap ke Dalam Rahim?
Apabila darah haid jatuh ke permukaan pembalut, maka zat dioxin akan dilepaskan melalui proses penguapan. Pada awalnya, dioxin akan mengenai permukaan vagina/vulva, kemudian diserap ke dalam rahin melalui serviks. Langkah berikutnya adalah masuk ke dalam uterus, tuba fallopi dan berakhir di ovarium deh.

Terus saya mencoba mengetes pembalut yang biasa saya pakai. saya sobek dan kemudian saya ambil kapasnya terus saya masukan kapas ke dalam gelas bening.
saya rendam dan menunggu hasilnya sampai 1 hari 1 malam. dan hasilnya?
Alhamdulillah tidak terjadi apa2 tuh. air masih tetap bening dan kapasnya juga tidak hancur-hancut amat. walau agak sedikit lenyek. tapi menurut saya itu sih efek dari air yang sudah bercampur sekian lamanya.
kalau airnya berubah jadi keruh dan kapasnya hancur disarankan untuk segera mengganti pembalut, karena menurut artikel yang saya baca pembalut seperti itu jelas tidak aman karena menggunakan bahan-bahan seperti pemutih dan sebagainya.
tapi saya masih nggak yakin nih dengan merk pembalut yang biasa saya pakai aman atau tidak.



karena dipikir-pikir ya gimana gitu. dengan harga pembalut yang tergolong murah berbeda jauh dengan merk pembalut yang katanya aman. bisa 10x lipat beda harganya.
ah tapi sih biar aja, saya nggak akan menggantinya karena jujur saja saya nggak kuat dengan harga segitu. duh bisa cengep-cengep saya. ya biarlah, bismillah saja.

Saya jadi bingung lagi dengan penjelasan bagaimana zat dioxin masuk ke dalam rahim. Apabila darah haid jatuh ke permukaan pembalut, maka zat dioxin akan dilepaskan melalui proses penguapan. Pada awalnya, dioxin akan mengenai permukaan vagina/vulva, kemudian diserap ke dalam rahin melalui serviks. Langkah berikutnya adalah masuk ke dalam uterus, tuba fallopi dan berakhir di ovarium deh.

Setau saya, darah haid juga berbahaya kalau sampai masuk kedalam rahim. jadi tidak hanya dioxin saja yang berbahaya. masih penasaran bagaimana caranya itu zat bahkan bisa sampai ke ovarium. setau saya (lagi) kalau darah haid itu bisa masuk ke rahim jika terjadi kontrakasi. makanya ada larangan untuk berhubungan suami-istri ketika sedang haid. tapi kalau masuknya zat dioxin ini saya tidak tahu.
terus apa yang seharusnya kita lakukan? saya juga tidak tahu. mungkin saya sarankan untuk mengetes pembalut anda dan selanjutnya terserah anda.

Jumat, 19 Agustus 2011

yang Alami dan yang Buatan

Menambahkan tambahan vitamin karena asupan gizi di makanan yang saya konsumsi kadang bikin lemes, ya makalum lah anak kost. biasa makan karbo lauk karbo. mau beli buah dana terbatas. jadi dulu saya adalah konsumen suplemen-suplemen makanan seperti Enervon-C, Cerebrovit, Fatigon dan sebagainya. sampai pada akhirnya memutuskan untuk berhenti mengkonsumsinya karena perut tidak kuat dan mual-mual sehabis minum obat begituan. nampaknya ada yang bermasalah dalam lambungku. terus jatuh sakit dan tidak berdaya sekitar semingguan. tapi belum berhenti benar-benar berhenti, kadang kalau aku harus meminumnya kalau melakukan pekerjaan yang rada berat dan menguras tenaga yang banyak.
Sekarang aku lebih milih menggantinya dengan yang murni saja. seperti Susu, Madu atau Sari Kurma.
ternyata yang alami di perut rasanya lebih adem. cesss

Kamis, 04 Agustus 2011

Marhaban Yaa Ramadhan



Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam3x
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ampunan
Selamat datang Ramadhan, bulan penuh ganjaran

Mari kita menyambut dengan hati gembira
Mari kita menyambut dengan hati bahagia

Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam
Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam

Allah jadikan Ramadhan bulan penuh berkah
Allah jadikan Ramadhan bulan penuh rahmah

Perbanyaklah ibadah, jangan lupa dedekah
Perbanyaklah tadarus, jangan lupa shalawat

Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam
Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam

Selamat datang bulan yang siang harinya mulia
Selamat datang bulan yang malamnyapun mulia
Nafas dan tidur kitapun mendapat pahala
Dosapun diampuni doapun diterima

Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam
Marhaban Ya Ramadhan Ya Syahrul Syiam



Source: http://liriklaguindonesia.net/h/haddad-alwi/haddad-alwi-feat-anti-marhaban-ya-ramadhan/#ixzz1U1Uo6Sfn